Sabtu, 17 November 2012

Feature





Perjalanan Menuju Yogyakarta


       Pada liburan semester kemarin saya dan beberapa teman memutuskan untuk berlibur ke Yogyakarta. Kebetulan, salah satu dari kami memiliki saudara yang tinggal disana, jadi kami memutuskan untuk menginap disana selama beberapa hari. Kereta adalah pilihan kami sebagai alat transportasi agar lebih cepat sampai.

         Kami berangkat pada Sabtu malam. Hawa dingin yang menusuk tidak menurunkan keceriaan kami. Perjalanan yang kami tempuh hampir 10 jam. Sepanjang perjalanan kami habiskan dengan bercerita dan tertawa. Pedagang yang keluar masuk kereta membuat kami membeli beberapa makanan dan minuman yang mereka tawarkan walaupun sebenarnya kami sudah membawa sedikit cemilan.

      Pada pukul  07.00 pagi kereta kami hampir sampai di Stasiun Lempuyangan. Badan kami terasa pegal karena hanya beberapa jam waktu di kereta yang kami habiskan untuk tidur. Oleh karena itu, pertama kali sampai disana , hal yang kami lakukan adalah mandi lalu tidur.

       Kami bangun pada siang hari dan langsung berencana untuk pergi berbelanja ke Malioboro. Masing-masing kami mulai melihat-melihat barang yang menarik untuk dibeli. Berbelanja ini itu membuat kami lupa waktu. Karena sudah mulai malam, maka kami memutuskan untuk pulang. Banyaknya barang yang menarik membuat kami pulang membawa banyak tentengan plastik.

Keesokan harinya, kami berencana untuk mengunjungi pantai yang belum terjamah banyak manusia yaitu Pantai Goa Cemara. Benar saja, saat sampai disana hanya sedikit orang yang berkunjung. Ombak disana pun cukup tinggi, oleh karena itu kami tidak berlama-lama disana. Kami akhirnya memutuskan untuk pergi ke Parangtritis dan menghabiskan sore hari kami disana. Berjalan di pinggir pantai menikmati saat ombak menyentuh lembut kaki kami.

        Pada hari terakhir kami disana, tidak banyak yang kami lakukan, kami pergi untuk membeli beberapa oleh-oleh khas Yogyakarta untuk dibawa pulang. Setelah itu, kami segera kembali kerumah dan mulai membereskan barang-barang kami. Kami berangkat menuju Stasiun Tugu sehabis maghrib agar tidak terlalu terburu-buru.

        Tidak lama setelah sampai disana, kereta kami pun datang. Kami lalu pamit kepada paman dan tante dari teman kami yang sudah begitu baik menjaga kami selama disana. Begitu juga dengan keponakan teman kami yang manis yang pastinya akan kami rindukan. Kami pulang dengan membawa kenangan manis dari Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar